Kabareskrim Periksa Barang Bukti 1,6 Ton Sabu yang Diselundupkan Lewat Perairan Anambas

Tim gabungan Satgassus Polri dan Bea Cukai berhasil menggiring 1 unit kapal ikan asal Taiwan, dengan bendera Singapura, sore hari kemarin, Selasa (20/2) menuju Pangkalan Bea Cukai Sekupang. Kapal tersebut kedapatan menyelundupkan narkotika jenis sabu.
Awak kapal yang tertangkap sebanyak 4 orang, yaitu Tan Hui sebagai Nahkoda (43), Tan Mai (69), Tan Yi (33), dan Liu Yin Hua (63).
Kepala Badan Reserse Kriminal Umum (Kabareskrim) Komjen Ari Dono Sukmanto melakukan pemeriksaan langsung pada malam harinya.
Dalam penangkapan ini diperoleh 81 karung yang berisikan Methampetamine. Masing-masing karung kurang lebih berisikan 20 Kg.
"Penangkapan ini akan terus dikejar sampai ke akarnya," singkat Ari Dono.
Kabareskrim dalam pemeriksaan tersebut, turut didampingi Kapolda Kepulauan Riau Irjen Didid Widjanardi dan Tim Satgasus polri AKBP Doni Alexander.
Diketahui, total berat barang yang diselundupkan lewat periran Batam itu mencapai 1.622,5 kg atau 1,62 ton sabu.
"Saya memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Tim Satgassus dan semua pihak lainnya yang bekerjasama," tandasnya.
AKBP Doni Alexander menerangkan, bahwa tim Tindak Satgassus Polribersama Kapal Bea Cukai tiba di sekitaran Perairan Anambas, Kepulauan Riau pada hari Minggu (18/2). Kemudian, dilanjutkan dengan melakukan patroli di sekitaran Perairan Anambas.
Pada dini hari Selasa (20/2) sekitar pukul 02.00 WIB, kemudian tim Satgassus Polri dan Bea Cukai melakukan penangkapan dengan menggunakan Kapal BC 7005 di perairan Karang Helen Mars berdekatan dengan Karang Banteng.
"Tidak ada dokumen serta surat-surat kapal pada saat penggeledahan," kata Doni.
Selanjutnya pada pagi tadi sekira pukul 08.00 WIB, lapal tersebut digiring menuju Pangkalan Bea Cukai Sekupang bersamaan dengan Kapal Bea Cukai 20007 yang turut serta Tim Bareskrim Polri.
Sebagai rencana tindak lanjut, Doni menjelaskan pihaknya akan melakukan kordinasi dengan pihak Bea Cukai untuk menelusuri alur kedatangan Narkoba.
"Kami akan lakukan pemeriksaan dokumen-dokumen pengiriman barang-barang. Nanti juga kami lakukan pengecekan sampel BB ke Labfor," ungkapnya.
Hingga saat ini pihak Mabes Polri tengah melakukan pemeriksaan terhadap para tersangka dan melakukan pemberkasan.
Komentar
Posting Komentar