Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2018

SATGASSUS POLRI BALIK KANAN

Gambar
SABU DI KAPAL WIN LONG TAK DITEMUKAN, SATGASSUS POLRI BALIK KANAN Selasa 27 Februari 2018, 16:31 WIB Wakil Kepala Satgassus Polri Kombes Suwondo Nainggolan saat bertemu pers di Tanjungbalai Karimun   Tim Satgassus Polri terpaksa balik kanan dan meninggalkan Tanjungbalai Karimun usai melaksanakan tugas dalam pemeriksaan dan pencarian dugaan narkoba jenis sabu di Kapal Win Long BH2998. Sebanyak 75 orang tim Satgassus terlibat dalam pengungkapan narkoba jenis sabu sebanyak 1,6 ton belum lama ini.  Tim tersebut sengaja dikirim setelah pihak BC menangkap sebuah kapal yang dicurigai membawa sabu-sabu. “Tim sudah balik kanan, ada 75 anggota,” kata Kasat Reskim Polres Karimun, AKP Lulik Febyantara saat mengantar tim ke pelabuhan feri Tanjungbalai Karimun, Selasa (27/2/2018). Sejak Jumat (23/2/2018) Tim tiba, dan langsung melakukan pemeriksaan dan pencarian di Kapal Win Long usai ditangkap BC20005 di perairan Selat Philip, Kepri. Upaya pencarian dilakukan den...

Pemerintah Terus Bangun Infrastruktur Kesehatan di Papua

Gambar
Pembangunan infrastuktur Papua dari aspek kesehatan semaik maju dan melesat jauh dari apa yang dibayangkan, hal ini dibuktikan dengan banyaknya rumah sakit yang di bangun di papua. Rabu (21/02/18). Pembangunan beberapa rumah sakit ini merupakan bukti keseriusan pemerintah dalam membangun papua dari segi kesehatan yang mana papua sangat sensitif dengan yang namanya kesehatan dikarenakan kurangnya rumah sakit yang memadahi serta tenaga medis yang kurang mumpuni. Beberapa rumah sakit pemerintah yang di bangun seperti RSUD Jayapura, RSUD yowari yang mulai membenahi sarana pengobatan merupakan sebuah bentuk kemajuan pembangunan dibidang kesehatan. Selain itu setelah pembangunan, RSUD Jayapura akan menaikkan akreditasi dari rumah sakit nasional menjadi rumah sakit Internasional dimana fasilitas pengobatan moderen yang telah diterpakan dirumah sakit ini dan pemberian beberapa beasiswa yang diberikan pemerintah kepada putra - putri papua yang akan ditempatkan di beberapa daerah terpencil. Ke...

Modus Kapal Bawa Sabu 1,8 Ton, Berisi Jaring Ketam

Gambar
indonesia terkini  - Tim gabungan dari Satgas Polri, Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim, Bea Cukai Pusat dan Bea Cukai Batam, mengungkap penyelundupan sabu di Batam, Kepulauan Riau, yang diangkut menggunakan kapal berbendera Singapura. Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Daniyanto mengatakan, dari penangkapan ini tim gabungan mengamankan barang bukti sabu sekitar 1,8 ton dan empat orang tersangka. "Lokasi penangkapan di Perairan Anambas, Riau," kata Eko dalam keterangan tertulisnya, Selasa 20 Februari 2018. Eko mengungkapan, kronologis penangkapan ini berawal saat tim gabungan Satgas Polri melakukan koordinasi awal bersama perwakilan Bea Cukai Kanwil Pusat di Kantor Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri pada Kamis 13 Februari 2018. "Kemudian, Tim Advance berangkat menuju ke Batam pada hari Jumat 16 Februari 2018," katanya. Selanjutnya, Tim Advance berkoordinasi dengan Bea Cukai Kanwil Kepri pada Sabtu 17 Februari 201...

Kabareskrim Periksa Barang Bukti 1,6 Ton Sabu yang Diselundupkan Lewat Perairan Anambas

Gambar
Tim gabungan Satgassus  Polri  dan Bea Cukai berhasil menggiring 1 unit kapal ikan asal Taiwan, dengan bendera Singapura, sore hari kemarin, Selasa (20/2) menuju Pangkalan Bea Cukai Sekupang. Kapal tersebut kedapatan menyelundupkan narkotika jenis sabu. Awak kapal yang tertangkap sebanyak 4 orang, yaitu Tan Hui sebagai Nahkoda (43), Tan Mai (69), Tan Yi (33), dan Liu Yin Hua (63). Kepala Badan Reserse Kriminal Umum (Kabareskrim) Komjen Ari Dono Sukmanto melakukan pemeriksaan langsung pada malam harinya. Dalam penangkapan ini diperoleh 81 karung yang berisikan Methampetamine. Masing-masing karung kurang lebih berisikan 20 Kg. "Penangkapan ini akan terus dikejar sampai ke akarnya," singkat Ari Dono. Kabareskrim dalam pemeriksaan tersebut, turut didampingi Kapolda Kepulauan Riau Irjen  Didid Widjanardi  dan Tim Satgasus polri AKBP Doni Alexander. Diketahui, total berat barang yang diselundupkan lewat periran Batam itu mencapai 1.622,5 kg atau 1,62 ton ...

Kisah Nyata....Dibalik Ungkap 1,6 Ton Sabu

Gambar
    Berawal dari adanya informasi yang masuk kepada Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Suwondo Nainggolan dan Kasubdit 2 Dit Narkoba Polda Metro Jaya mengenai akan adanya Kapal pengangkut Narkoba yang memasuki wilayah Indonesia melalui Perairan Kepulauan Riau yang akan diturunkan di Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten. Kemudian diteruskan dengan koordinasi oleh Direktur Narkoba Polda Metro Jaya kepada Satgassus Polri dan dibentuk team berdasarkan Surat Perintah Tugas tanggal 5 Januari 2018. Kemudian dimulailah proses penyelidikan sebagai berikut: Dilaksanakan Pemetaan terhadap wilayah Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten dalam rangka melakukan pemetaan terhadap garis pantai yang dapat digunakan untuk bongkar sabu dari kapal. Kemudian anggota menetap di Tanjung Lesung dengan Cover sebagai anggota Dinas Kepariwisataan yang sedang melakukan penelitian terhadap pengembangan lokasi wisata di wilayah tersebut. Dalam hal ini terdapat suka dalam rangka penyelid...

Tim Satgassus Polri Tangkap Penyelundupan 1,6 Ton Sabu di Perairan Anambas

Gambar
Tim gabungan Satgassus Polri bersama Tim Bea Cukai menangkap penyelundupan narkotika dan obat terlarang (narkoba) jenis sabu di perairan Anambas Riau, Selasa (20/2)..  ISTIMEWA Tim gabungan Satgassus  Polri  menangkap penyelundupan narkotika dan obat terlarang (narkoba) jenis sabu di perairan Anambas Riau. Dalam keterangan penyidik  Polri  yang menolak dituliskan namanya, dalam penangkapan ini diperoleh 81 karung yang berisikan Methampetamine. Masing-masing karung kurang lebih berisikan 20 Kg. Baca Juga Penyelundupan 1,6 Ton Sabu, Polisi Amankan 4 WNA China Penyelundupan 1,6 Ton Sabu Berhasil Digagalkan DPR Sayangkan Kinerja BIN dan Polri Tak Mampu Deteksi Penyerangan Ulama "Itu hasil hitungan kami," terangnya. Diketahui, total berat barang yang diselundupkan lewat periran Batam itu mencapai 1.622,5 kg atau 1,62 ton sabu. Tim Tindak Satgassus  Polri  bersama Kapal Bea Cukai Tiba di sekitaran Perairan Anambas, Kepri pada hari Min...

Satgasus Polri Ungkap Penyelundupan Sabu 1,6 Ton di Batam

Gambar
KRICOM  - Satuan Tugas Khusus (Satgasus) Polri dan Ditjen Bea Cukai kembali membongkar kasus penyelundupkan sabu seberat 1,6 ton dari sebuah kapal berbendera Singapura di perairan Anambas, Batam, Kepulauan Riau, pada Selasa (20/2/2018). Dalam kasus ini aparat mengamankan empat orang yang merupakan WN Taiwan. "Kami masih melakukan pemeriksaan terhadap empat anak buah kapal," kata Kepala Satgas Irjen Idham Azis kepada wartawan, Selasa (20/2/2018). Menurutnya, pengungkapan bermula ketika Tim Satgas Polri dan Bea dan Cukai menerima informasi adanya upaya penyelundupkan 1,6 ton sabu di Perairan Anambas pada Kamis (15/2/2018) lalu. Kemudian, esoknya, tim berangkat melakukan penyelidikan. "Tim Satgas Polri melakukan pemantauan di Pelabuhan Punggur, Batam, pada Sabtu (17/2/2018) dan tim melakukan koordinasi dengan Bea dan Cukai," ungkapnya. "Kemudian, Tim Satgas melakukan patroli sekitar perairan Anambas, pada Minggu (18/2/2018). Selanjutnya, tim men...

KAPOLRI MEMBUNGKUK...!!!

Gambar
Kapolri Membungkuk dan Mencium Kening Habib Ali Siapa yang tidak tahu Jenderal Pol Prof H Muhammad Tito Karnavian, MA, PhD,? Sosok yang saat ini menduduki pucuk pimpinan tertinggi Kepolisian Republik Indonesia. Sosok yang telah mengantongi banyak penghargaan, prestasi, akademisi dan Satya Lencana. Sosok yang telah banyak mengemban tugas kenegaraan baik dalam maupun luar negeri. Namun berbagai bintang dan penghargaan yang ada di pundaknya, tidak membuat Jenderal Tito lupa untuk mengais berkah dengan mencintai ulama. Kapolri menjenguk Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf, pimpinan Majelis Ta’lim Al Afaf, yang saat ini sedang sakit, di Jalan Tebet Utara II B, Jakarta Selatan, Rabu (7/2/2018). Habib Ali yang kini berusia 73 tahun,  merupakan ulama yang sangat dihormati dan memiliki pengikut berjumlah ratusan ribu yang tersebar di berbagai wilayah. Dengan membungkuk Jenderal Tito memeluk dan mencium kening Habib Ali. Canda tawa mewarnai pertemuan keduanya. Sunguh pemandan...

LAGI....terjadi Pungutan liar di Kalangan Menengah Kebawah

Gambar
Pedagang Kosmetik Asemka Mengeluh Ada Pungutan Liar Atas Nama Paguyuban    Para pedagang kosmetik di Pasar Pagi Asemka mengeluhkan pembentukan paguyuban yang dibentuk oleh segelintir pedagang dan pengelola gedung. Edaran pertama yang diterima para pedagang adalah pemberitahuan tentang telah dibentuknya paguyuban. Surat edaran itu tertanggal 22 Januari 2018, yang dikeluarkan oleh Yulius Edison selaku Property Manager Gedung Asemka PT Primantara Wisesa Sejahtera. Dalam surat edaran yang ditunjukkan oleh pedagang kepada AKURAT.CO, paguyuban tersebut menamakan diri 'Paguyuban Pasar Pagi Asemka', yang terbentuk pada 18 Januari 2018. "Gak tahu kenapa tiba-tiba ada edaran seperti ini. Saya sih kurang sepakat, apa pentingnya? Tapi gak bisa menolak," kata seorang pedagang yang enggan namanya dituliskan. Para pedagang merasa aneh dengan pembentukan paguyuban tersebut, lantaran keikutsertaan bersifat wajib. Keanehan selanjutnya, paguyuban mengharuskan para a...

Ulama Sudah Tabayyun kepada KAPOLRI

Gambar
Potongan Video Pidato Kapolri Seputar NU-Muhammadiyah, Ulama Sudah Tabayyun. Ya Sudah Kita Sami'na Wa Atho'na. Beberapa hari ini menjadi viral potongan video pidato Kapolri, Jenderal Tito Karnavian dalam sebuah Halaqoh Kebangsaan Nahdatul Ulama, isinya informasi bahwa Tito memerintahkan anak buahnya di seluruh Indonesia untuk pererat kerjasama dengan NU dan Muhammadiyah, dan melarang kerjasama dengan ormas lainnya. By ; Karman BM / Direktur Eksekutif Al Mentra Institute. Terkait hal itu kami berpendapat ; 1. Bahwa dalam klarifikasi Kapolri baik secara langsung ke Ulama dan pimpinan Ormas Islam, maupun melalui staf2nya, video tersebut telah dipotong potong. Yang peristiwanya terjadi pada awal 2017 lalu. Yang ketika itu isyu politik kita adalah pro pancasila dan anti pancasila. Yang dalam kaca mata kepolisian memang ada ormas yang anti Pancasila. Siapa ormas yang anti Pancasila? Di forum tersebut Kapolri tidak sebutkan secara terbuka, namun memakai kata ...